Showing posts with label Surveying Dasar. Show all posts
Showing posts with label Surveying Dasar. Show all posts

Soal Pokok Geodesi

Soal Pokok Geodesi (SPG) merupakan konsep dasar penentuan posisi planimetris (bidang datar).
Ada 2 (dua) buah SPG yang selanjutnya kita sebut sebagai SPG-1 dan SPG-2.

Sumber: www.indonesiasurvey.biz



SPG-1
Jika ada dua titik diketahui koordinatnya, maka dapat dihitung:
a. azimut antara 2 titik tersebut;
b. jarak antara 2 titik tersebut.

Rumus:
αAB= arc tan [(XB -XA) / (YB -YA)]
DAB = Ö [(XB -XA)2 +(YB -YA) 2]

SPG-2
Jika salah satu titik diketahui koordinatnya dan diketahui jarak serta azimut ke suatu titik yang lain, maka dapat dihitung koordinat titik yang lain tersebut dengan rumus sebagai berikut:

XB = XA + DAB sin αAB
YB = YADAB cos αAB
dalam hal ini:
X = absis ; Y = ordinat ; D = jarak ; α = azimut

Memahami Teodolit

Tulisan ini pertama kali saya posting di Instagram.
Mendadak aja terlintas di pikiran, karena saya merasa perlu memberikan pencerahan lewat tulisan sederhana.
Entah berhasil atau tidak, pembaca yang menjadi hakim tentang persoalan ini 😀.


Sumber: Surveying Instruments and Technology, 2017


Memahami alat teodolit (theodolite) itu tidak sekadar bisa mengoperasikan.
Namun, kita wajib mengerti tentang konstruksi alat tersebut.

Saya sering menganalogikan bahwa teodolit adalah alat yang bisa "menggeleng dan mengangguk".
Gerakan menggeleng bertumpu pada sumbu I (vertical axis) yang tepat menembus titik tengah piringan horizontal (horizontal circle).
Sedangkan sumbu putar gerakan mengangguk adalah sumbu II (horizontal axis) yang melewati titik pusat piringan vertikal (vertical circle).

Dalam hal ini sumbu II tegak lurus pada sumbu I (statement ini jangan dibalik, karena sumbu I yg jadi acuan).
Sebagaimana garis bidik (collimation axis) tegak lurus terhadap sumbu II, maka sumbu II yang menjadi patokan.

Posisi sumbu I, sumbu II, dan garis bidik inilah yang menjadi indikator untuk mendeteksi kesalahan alat teodolit yaitu:
1. Sumbu I yang tidak vertikal;
2. Terjadinya kesalahan kolimasi;
3. Adanya kesalahan indeks vertikal.

Postingan ini untuk pengingat bagi yang lupa saja 😁